Cari Blog Ini

Rabu, 27 November 2013

PENULISAN KATA

1.      Kata Analisa dan Analisis
Berikut arti analisis menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI):

ana·li·sis  1.  penyelidikan terhadap suatu peristiwa (karangan, perbuatan, dan sebagainya) untuk mengetahui keadaan yg sebenarnya (sebab-musabab atau duduk perkaranya);  2. Man penguraian suatu pokok atas berbagai bagiannya dan penelaahan bagian itu sendiri serta hubungan antarbagian untuk memperoleh pengertian yg tepat dan pemahaman arti keseluruhan; 3. Penyelidikan kimia dengan menguraikan sesuatu untuk mengetahui zat bagiannya; 4. Penjabaran sesudah dikaji sebaik-baiknya; 5. Pemecahan persoalan yg dimulai dengan dugaan akan kebenarannya.
Manakah yang benar, analisa atau analisis? Peneliti sedang menganalisis masalah ataukah peneliti sedang menganalisa masalah? Sebagian pendapat mengatakan yang terpenting adalah konsisten dalam penggunaan. Tetapi benarkah demikian? Kedua istilah ini, analisa dan analisis, sama-sama cukup banyak digunakan. Penelurusan saya melalui google.com untuk halaman berbahasa Indonesia menunjukkan hasil yang cukup mengejutkan. Kata analisa muncul sebanyak 770.000, sedang analisis sekitar 100.000 di bawahnya, yaitu 668.000. Dengan demikian, apakah analisa adalah kata yang tepat?
Pembentukan istilah bahasa Indonesia perlu memperhatikan beberapa hal sebagai berikut:
1. Istilah yang dipilih adalah kata atau frasa yang paling tepat untuk mengungkapkan konsep termaksud dan yang tidak menyimpang dari makna itu.
2. Istilah yang dipilih adalah kata atau frasa yang paling singkat di antara pilihan yang tersedia yang mempunyai rujukan sama.
3. Istilah yang dipilih adalah kata atau frasa yang bernilai rasa (konotasi) baik.
4. Istilah yang dipilih adalah kata atau frasa yang sedap didengar (eufonik).
5. Istilah yang dipilih adalah kata atau frasa yang bentuknya seturut kaidah bahasa Indonesia.


Menurut Pedoman Umum Pembentukan Istilah (PUPI), kata dengan sufiks atau akhiran -sis (dalam bahasa Inggris) diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi -sis, dan bukan -sa. Analisis adalah istilah yang tepat untuk menyerap kata analysis. Menurut KBBI, analisis adalah kata benda yang berarti penyelidikan terhadap suatu peristiwa untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya. Nosi lain untuk analisis adalah penjabaran sesudah dikaji sebaik-baiknya dan pemecahan persoalan yang dimulai dengan dugaan akan kebenarannya. Sejumlah blogger sering menulis ‘Analisa’. Analisis berasal dari kata bahasa Inggris yaitu analysis. Dalam penyerapannya ke bahasa Indonesia, akhiran -ysis berubah menjadi -isis. Jadi, analysis diserap menjadi analisis. Tidak menjadi analisa.
Orang yang melakukan analisis disebut dengan analis yang merupakan serapan dari kata analyst dalam bahasa Inggris. Kita mengenal istilah analis kimia atau analis sistem.


Jika berdasarkan kaidah EYD, kata ‘Analisis’ merupakan kata dalam bentuk baku. Sedangkan kata ‘analisa’ merupakan kata tidak baku dari kata dasar analisis.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar